Thursday, November 24

Part 7...

24th November 2011.

I'm deactivating my facebook account for some reasons..
reasons that cannot be explained by words..
they can only be explained by the understanding hearts and souls..
as far as i know..
I don't find facebook is really useful for me..
rather than encouraging people to do goods..
I would spend time on commenting and replying messages appear on my notifications..

For some reasons..
I know that I'm doing that because there is this feeling..
feel of guilt..
deep down in my heart..
telling me that..
"You're not facebooking because of Allah!"

I was in state of misunderstood..
I thought that everything we do just because of Allah..
I'm studying because of Allah..
I'm doing dakwah because of Allah..
I'm being a good daughter because of Allah..
yeah..like everything we do because of Allah..

but..it was wrong..
my concept was wrong..
it is actually in this way..
because of Allah,I'm doing this...
because of Allah,I'm studying..
(Allah tells us to search for His knowledge,so I have to study or else I won't study if Allah tells me not to)
because of Allah,I'm doing dakwah..
(Allah tells us to spread the Islam,so I have to do the dakwah or else I won't do the dakwah if Allah doesn't instruct so)
because of Allah,I'm being a good daughter..
(Allah tells us to treat our parents mercifully,so I have to be a good daughter or else I don't have to if Allah does not tell me to do so)

So,do you got my point here?
if someone ask you, "how to study for the sake of Allah?"
your answer might be.."your intention of studying must be because of Allah" or "no 'lagha' things when you are studying" or "relate what are you studying with the greatness of Allah"..
but still the question remains "how????"

let makes thing looks simpler..

In a nutshell..when you do like this, you will always remember Allah in every action you take plus you can easily know why you are doing that..

In the illustration above,you put Allah first in your action rather than you put your action first then comes to Allah.

Understand or a lil bit confusing?

Wednesday, November 9

Part 6...

9 November 2011.

Jika satu masa nanti, rasa ini berulang kembali..ingatlah akan peringatan ini wahai diri..

1. Janganlah sekali-kali kamu menzalimi mad'u mu dengan tidak memberikannya pentarbiyahan yg sempurna  akibat kesilapanmu yg tidak dapat menunaikan haknya dengan baik.

2. Kenalilah mad'u mu sedalam-dalamnya. Kajilah tentangnya. Janganlah kamu hanya mengikut tafsiran orang mengenai dirinya. Cuba untuk mendekati mad'u mu dalam kesibukanmu dengan urusan yang lain.

3. Berterus-teranglah dengan dia akan kesilapannya. Bukannya dengan menyampaikan kepada orang lain sehingga orang lain pula yang harus bercakap bagi pihakmu. Kemungkinan mad'u mu akan hilang thiqqahnya pada dirimu sebagai murabbinya. Bukankah dakwah ini telus dan berterus-terang?

4. Pandanglah mad'u mu pada kali pertama dan bila-bila masa dengan kasih-sayang untuk menyampaikan pemahaman Islam kepadanya bukan dengan pandangan..
"Kau akan kujadikan robot untuk dakwah ini dalam masa yang terdekat"

5. DF (Dakwah Fardhiah) terhadap mutarabbimu begitu gempak pada awalnya untuk menarik dia ke dalam bulatan gembira ini..tapi kenapa makin lama makin pudar sinarnya? Tiada lagi DF bila mutarabbi mu sudah matang untuk bergerak..yang ada hanyalah tugasan dakwah untuk diberi..perlu capai tahap yang sepatutnya...jika tidak mutarabbi itu akan kamu panggil dia 'slow' atas jalan ni?begitu?
Jangan sekali-kali begitu wahai diri...ingatlah..base in dakwah is LOVE...everything goes back to the basic..
bilamana kamu menyerahkan tugasan untuk mutarabbi,serahkan bersama rasa sayang dan cinta sesama kita.

6. Beritahu mutarabbi apa yang patut mereka lakukan. Don't expect more from them. Ada mad'u y tidak tahu selagi mereka tidak diberitahu.

Last but very important...

7. Kamu bekerja atas jalan ini untuk Allah bukan untuk pangkat atau posisi. Hanya Allah yang melihat dan menghakimi atas apa yang sedang kamu lakukan. Biarlah mereka ingin berkata-kata tentang dirimu. Siapa mereka untuk menghakimimu? Usah pedulikan pandangan mereka kerana mereka tidak tahu, Allah sahaja YANG MAHA MENGETAHUI.